Showing posts with label warna warni hidup. Show all posts
Showing posts with label warna warni hidup. Show all posts

Sunday, November 4, 2012

Tua


Seperti yang Budha katakan "penderitaan yang paling berat bagi manusia selama hidupnya adalah sakit, tua, dan mati"

Hari ini saya berkunjung ke rumah duka di Tangerang. Sehari sebelum ny saya dikejutkan dengan telp "nanti malam jemput ya, pesawat jam 7"

Awalnya berfikir ada tiket murah atau gratis, tapi ternyata orang

Sunday, September 30, 2012

Wisuda




Udah smester 5, tinggal 2 semester lagi (amin) gue LULUS dan titel S.Pt bakal ada di belakang nama gue (amin lagi), S.Pt lho... kadang sering diplesetin bacanya jadi “Spet” bukan berarti SERET. Hahaha karena peternakan itu orang kaya semua (ga percaya? baca nih) . Hahaha back to the topic

Saturday, July 28, 2012

Orang di sekeliling semuanya memiliki niat kurang baik, bagaimana caranya mengubah mereka?

Ada orang bertanya pada Master Cheng Yen:


Walau dalam masyarakat memang ada orang baik dan perbuatan baik, namun saya merasa tidak semua orang di sekeliling saya memiliki niat baik, kadangkala bahkan memiliki niat buruk. Bagaimana saya dapat mengubah mereka?



Friday, July 20, 2012

Kesederhanaan


Simpel. Cukup, tak lebih dan tak kurang. Sebuah sifat yang baik. karna jika dibilang indah terlalu berlebihan untuk sebuah kata “Sederhana”.

Sifat ini perlu ditanamkan pada tiap manusia (jika bisa). Tapi banyak sekali para orang tua yang tidak menanamkan pada anak-anak mereka, bahkan mereka sendiri tidak memiliki sifat ini.

Thursday, July 19, 2012

U always in my Heart n my Mind ^^


 Sudah bertahun-tahun tak tampak batang hidungnya. Ingatan ini hanya samar-samar belaka. Sesekali mengingat wajahnya saat terakhir berjumpa. Tentu ia sudah berubah, mungkin tambah kurus atau gemuk, atau tidak memakai kaca mata lagi, atau style bajunya berubah. Dulu hanya sempat bersama selama 1 tahun, dan berpisah. Entah kapan terakhir bertemu, tak ingat lagi.
Yang ku ingat saat itu, ia senang mengenakan celana pendek, dan kacamata berbingkai logam (yang jaman dulu lah). Jalan-jalan pun, entah kemana (ke pasar, ke mall, ke warung), kebanyakan memakai celana pendek. Tapi hingga sekarang kami masih berkomunikasi. Terkadang ada sedikit pertengkaran,

Friday, June 29, 2012

Sebatang Lilin

Sudah jarang ditemui di zaman sekarang ini. Mungkin mereka yang menengah ke atas sudah tidak membutuhkannya lagi, toh ada emergency lamp. Tapi sebatang lilin memiliki karakter yang mulia.

Thursday, June 21, 2012

Jay


Ingatkah dengan Jay, orang yang mirip Jo yang sekarang ada di dekatku. 

Aq menyadari bahwa kami adalah sepasang teman yang cukup akrab. Entah kenapa, mungkin jodoh. Tiap ada seminar atau acara di kampus, kami selalu dipertemukan. Walaupun sifatnya mirip dengan Jo, tapi ia

Sunday, June 17, 2012

"T" Holic


Yeah, thats our favourite drink, besides a coffee.  “T” is Tea (read Ti).
Sejak bertemu dia gue demen dengan minuman ini. Hampir tiap hari, pagi ataupun malam hari gue ng-T (ngeteh). Setiap bertemu dengannya, selain capucino atau kopi, minuman favorit kami adalah T. Banyak macam T yang kami seruput, mulai dari black T, green T, krisanthium T, or Oolong T, and so on. So many T we’ve drank. Awal-awal memakai gula, lamban laun minuman itu sudah terasa manis tanpa gula, karena it’s the sweet moment for us.
Biasa kebersamaan itu berlangsung di sore hari (tapi jarang banget, karna pada sibuk, pulang aja udah malem). Bertempat di teras kontrakannya dengan kondisi sunsets. Selepas kegiatan di kampus, rasanya hanya dengan ng-T aja udah lepas beban ini. Di Inggris ada kebiasaan minum T di sore hari. Tapi bagi kami kebiasaan itu tidak hanya waktu sore hari. Biasanya kami mengganti menu kopi dengan T ketika di akhir bulan. Toh kalau 1 atau 2 sdm T udah bisa buat 1 liter T, sampai kembung-kembung deh...  maklum, masih mahasiswa mesti hemat :P
Untill now, T is my favourite drink. Apa lagi kalau lagi stress, T mungkin bisa di bilang “pelarian”. Kehangatan, rasa, dan aromanya yang unik bisa me-refresh otak gue, ga tau kenapa.

Saturday, June 16, 2012

Ketiduran


 Ini yang kesekian kalinya. Tapi yang kedua kali buat melewati sebuah janji karna ketiduran, eh tiga deh. Yang pertama janjian ke RPH jam 3 subuh, rencana mau tidur setengah jam eh malah bablas sampe jam setengah 4. Kedua, janjian dengan teman untuk menonton pertandingan, alhasil pertandingan sudah beres, gue baru bangun. Dan yang ini yang terakhir (amin, smoga ga terjadi lagi), gue ketiduran, rencana mau bangun jam setengah 7 namun malah bangun jam 12 malam, padahal ada rapat jam 7. Parah banget.....
Kayaknya udah jadi penyakit tersendiri buat gue, ketiduran. Alarm dah ga mempan lagi, ditelp juga ga mempan. Kecuali ada momok tersendiri bagi gue (contoh laporan yang harus dikumpul besok), tapi jarang banget hal itu terjadi.
Semoga jangan terjadi lagilah, hope can still awake before my task done

Thursday, June 14, 2012

The Green Lantern


The Green Lantern

Its a Movie.
Fantasy and fiction






Tentu sudah pernah dengar judul film ini. Kalau belum, silahkan ditelusuri (I recomended). Inti dari film itu adalah kekuatan sebuah pikiran. Wow! Amazing, hanya dari sebuah pikiran, bisa muncul benda-benda aneh. Tapi itu hanya perwakilannya saja. Sebetulnya, ada ilmu yang mempelajari hal tersebut, seperti Hypnoterapi.
Ingat waktu dulu ada pelatihan dimana semua peserta diberi bohlam lampu (yang masih warna orange/kuning, yang jadul itu). Kemudian sang instruktur memberi perintah untuk memecahkan ubin kramik dengan lampu itu. Kalau di logika kan, tentu lampu yang akan pecah. Namun, faktanya berbeda, awalnya para peserta disuruh memegang lampu tersebut kemudian, bulatkan tekad. Semakin bulat tekat itu, semakin kuat pula lampu itu. Dan giliran ku pun tiba. Dengan pasrah ku lepaskan lampu tersebut di atas keramik, dan hasilnya, keramik itu yang pecah. Amazing bukan? (ga bohong lho...)
contoh lain lagi adalah para pesulap. Tentu sudah pada kenal dengan Om Deddy Corbuzier, beliau juga menggunakan pikirannya dalam membengkokkan sendok, memecahkan gelas, dan lain-lain. Sebetulnya ada ilmu yang mendalami hal ini secara ilmiah, namun aq kurang begitu ingat apa namanya, tapi ilmu itu mempelajari hubungan pikiran dan partikel-partikel otak seperti atom-atom dalam kepala manusia. Sungguh ribet lah. 

Tuesday, June 12, 2012

A silent Couple


Ke-3 kalinya, Sudah biasa

Sekarang hubungan itu semakin intens, apa lagi kalo di luar kampus. Namun tak mengerti, waktu dulu, di awal2 sangat menggebu-gebu perasaan itu, sekarang? Never, It’s flat. Ya, datar. Wajah, sudah biasa, percakapan sudah hambar. Padahal wajahnya mirip dengan Jo, tapi apa daya, itu hanya sebuah wajah, toh di dalamnya juga sama tengakorak.
Ingat waktu itu kami nonton bareng, walaupun bukan di bioskop, tapi cukuplah buat 2 insan. Tapi alhasil, ya kita saling menikmati sendiri-sendiri, tidak ada rasa yang menyatu. Sekarang lagi musim bola, ya kami menonton bola waktu itu. Kami sama2 suka dengan bola. Terkadang ada waktu luang, kami sempatkan untuk bermain bola, entah itu di PS ato d lapangan, entah itu bola kaki, atau basket.
Tentunya pertandingan itu berakhir tengah malam, kami pun meluncur ke daerah pusat kuliner (d tengah malam). Aku memesan bubur ayam, ya, ketika makan itu pun tak ada kata-kata yang keluar, baik dariku mau pun dari dia. Kami memang akrab karena bisnis, paling yang kami bicarakan pun hanya tentang bisnis dan bisnis.
Kalau dingat-ingat waktu pertama kali perasaan itu muncul (sedang berapi-apinya), dan sempat hal itu terjadi tuk kedua kalinya. Perasaan itu kayak orang yang kayak first time falling in love. Something complicated. Dan akhirnya hubungan itu sekarang menjadi datar, walaupun kalau di kampus juga datar, toh dia tidak sekelas dengan ku, tapi ya kami bisa tiap hari berjumpa J. Dan kau tahu, sebentar lagi liburan semester, cukup panjang, bodohnya aku, aku sudah janji dengan dia untuk pergi bareng ke luar kota demi malancarkan bisnis ini, takutnya ntar selama di sana, kami hanya membisu.... Semoga dia berubah, dan juga aku, bisa lebih easy going dan lebih akrab selama liburan ini. 

Friday, June 1, 2012

Pikiran


Pikiran.
Ada yang simpel dan ada yang rumit.
Ada yang terbuka (open) dan ada yang tertutup (memendam).
Ada yang baik dan ada yang jahat.
Pikiran sungguh misterius, unik, dan rahasia.

Setiap pemikiran merupakan ide unik dari setiap kepala yang berbeda. Tidak ada pemikiran yang terburuk, karna semuanya itu unik dan berbeda.
Ya, “pikiran” juga menjadi bagian terpenting dalam hidup q. Ayah dijemput hanya karna sebuah “pikiran”. Orang terpintar yang pernah kukenal di dunia ini.
Sekilas tentang Ayah. Pendiam, pintar, cerdas, santai, namun soliter. Walaupun soliter beliau memiliki beberapa teman akrab yang begitu setia. Seorang insiyur teknik sipil, yang tak berijazah (karna tak ingin membuang uang hanya buat selembar ijazah). Otaknya selalu berputar tanpa pernah berhenti berpikir.
Namun ketika sebuah “pikiran” masuk ke benak beliau, Ayah terserang penyakit. “pikiran” itu membuat Ayah stress, konsumsi rokok meningkat, dan pembuluh darah tersumbat, dan berakhir dengan stroke. Tangan kiri lumpuh setengah (baca: susah bergerak). Beliau pun berhenti bekerja. Tak ingat pernah tinggal satu atap dengan beliau dalam waktu yang lama (sebulan atau lebih). Namun setiap serpihan kenangan selalu ada dalam bayangan otakku. Takkan pernah kulupakan!
Hidup itu memang unik. Itulah yang kurasakan. Hanya bertemu dengan beliau beberapa kali saja dalam setahun penuh, tak seperti anak lainnya yang tiap hari dapat memandang wajah dan tersenyum pada Ayah.
Dan suatu saat malaikat pun datang ‘tuk menjeput Ayah. Subuh hari saat masih memakai seragam putih merah, tiba-tiba terdengar kabar yang mengejutkan. Aq telah lupa bagaimana detailnya.
Mulai saat itu hingga sekarang, keluarga q sangat berhati-hati dengan yang namanya “pikiran”. Mereka menganggap “pikiran” itu jahat. “pikiran” itu pembunuh. “pikiran” itu musuh.
Tapi aq kurang setuju, bukan “pikiran”lah yang membunuh, namun “sifat yang memilikinya”, dan bukanlah pemiliknya.  




Kebaya


Kebaya. Menurut wikipedia: Kebaya adalah blus tradisional yang dikenakan oleh wanita Indonesia yang terbuat dari bahan tipis yang dikenakan dengan sarung, batik, atau pakaian rajutan tradisional lainnya seperti songket dengan motif warna-warni.
Kebaya itu anggun, manis, dan elegan, and so pasti Indonesia banget. Budaya asli Indonesia. Itulah kesan aq saat melihat para model di gambar mengenakan pakaian Indonesia ini. Baik yang tua sampai muda pada cocok mengenakannya.
Tapi tahukah Anda kalo sekarang setiap perpisahan ato wisuda secara ga langsung diwajibkan mengenakan kebaya? Sudah tahu lah ya.... I hate that, ato blom kepengen aja ya menggunakannya. Mungkin kalo udah “waktu”nya, mood ini akan berubah.
Waktu searching di mbah Google, ketemu deh kebaya lengan pendek. Aq rasa modelnya Cantik banget. Ini nih gambarnya (terutama yang paling kanan), seandainya aq udah ada feel buat mengenakan kostum ini, “ga kebayang gimana jadinya” hehehe. 
Ya seandainya saja.....
Tapi intinya buat aq hingga saat ini, tetep ga mau wisuda soalnya harus pake kebaya. Toh ntar juga ditutupi pake jubah wisuda -___-, buang uang aja buat nyewa kebaya. 


Sunday, May 27, 2012

Am I falling in love (again) with the same people?

Ada yang bilang cinta itu bagian dari warna kehidupan. Cinta itu indah, dan Cinta itu buat. Mungkin ini kedua kalinya aq jatuh cinta pada orang yang sama.


Saat pertama kali jatuh cinta padanya, yang kurasa adalah nervous. Sekarang sudah biasa untuk ke dua kalinya. Tapi setelah terbesit tanpa latar belakang jelas, wajahnya muncul d benakku. Manis, dan polos. Pertama kali jatuh cinta padanya seperti seorang anak yang merasakan pertama kali cinta itu. Gugup, tak berani menatapnya, apa lagi bersentuhan dengannya. Tapi sekarang untuk yang keduakali ini, aq malah lebih enjoy. Walaupun terbersit wajahnya itu, tapi tak ada rasa yang terlalu nervous. Hampir tiap malam kukenang dirinya, saat bersama, dan saat menatap wajahnya. Senyumannya begitu tulus, dan menyejukkan hati ini.
Tapi aku sadar, bagaimana pun juga aq tak bisa berhubungan lebih dengannya, paling banter adalah menjadi seorang teman, tidak lebih. Kusadari itu, karena ada satu hal sensitif yang menghalangi hubungan itu. Aq benar-benar menyadarinya. Tapi sekali lagi, mungkin ia akan selalu menjadi salah satu bunga yang mekar dalam taman hati ku, yang tak pernah layu walau ada bunga lain yang tumbuh kelaknya. Ingin rasanya aq berterus terang padanya mengenai perasaanku ini. Sudah dua kali lho.... Tapi aq masih belum ada keberania, yang ada malah hubungan kita malah memburuk, hal itulah yang paling kutakuti.
Walau status qta sekarang hanyalah teman, namun aq memiliki istilah spesial yang terpendam dalam hati ini, yang takkan pernah diketahui oleh orang lain.

With love, my Seraph <3

Wednesday, April 18, 2012

They don't know the truth


I wanna cry, but.... I don't know why. 
I should not cry, because I am not a poor person. 
Prinsip hidup adalah bisnis adalah bisnis, pribadi ya pribadi. tapi kalau kondisi lagi begini mana bisa prinsip itu teguh. Waktu itu ada sebuah usaha kecil yang aq jalani, mereka hanya melihat uang-uang-dan uang saja yang ada di tangan ini. Uang masuk terus, tapi untung tak seberapa. Sedikit yang mengutang, tak sampai 7 orang. Tapi ada sekitar 3 nama yang tak banyar dalam jumlah cukup besar.
Uang bulanan jika dibilang cukup bahkan bisa lebih jika pola hidupku seperti ini, makan hanya sehari sekali, nyuci tidak di laundry seperti kebanyakan dari mereka, uang bensin tak seberapa, uang PDAM dan listrik juga tidak banyak, bahkan tak sampai 100ribu. Paling tidak aq bisa menabung 10 hingga 20% dari uang bulanan itu. Tapi kenyataannya sekarang, uang bulanan q minus, atau masih dalam status UTANG. Sungguh miris. Hanya berharap tak ada orang luar yang tahu keadaan ini. Mata mereka hanya memandang aq adalah orang yang berekonomi di atas.
Uang bulanan itu semuanya untuk menutupi utang-utang mereka, bahkan hampir 2x lipat dari uang bulan yang q terima. Jika mereka tidak banyar dan usaha tidak ada uang lagi, bisa-bisa usaha itu mati dan aq ga bisa dapat untung apa-apa lagi.
Hampir setiap malam aq tak makan, ketika lapar hanya tidurlah yang bisa dilakukan. Tapi seharusnya aq tetap bersyukur, karna masih bisa hidup. Aq sangat ingat tentang kutipan “Kita tidak makan sekali paling hanya merasa kelaparan, tapi kalau kaum papah tidak makan sekali saja mungkin hidupnya akan berakhir”
J

Wednesday, March 7, 2012

Tangis

Lagi-lagi tentang dia, takut aja kalo isi blog ini didominasi oleh dirinya, kan ini bukan blog dia? hehhe.
wew, lagi kerja laporan yg belom kelar-kelar, eh malah membelok ke blog.
Langit mendung kurasa sangat pas untuk terjadinya moment ini. Suara hidung yang seperti orang flu terdengar samar-samar. nangis. itu yang langsung kutebak. why are u crying? tapi kurasa dia bukan nangis karna masalah atau pun apa itulah, tapi karna sebuah film, maybe. dan bodohnya aku tak bertanya "kenapa?" tapi malah cuek saja, (pura-pura) asyik dengan tugasku. If I'm a brave person, I'll ask: why are you crying? but I'm not the one. too fool I'm.
Ya, ia adalah orang yang pertama kali ku pandang dengan hormat, tak ada pikiran macam-macam, dan keberanian untuk berpikir yang "aneh-aneh". seperti yang telah kutulis sebelumnya, yang ada maah rasa utntuk melindunginya. Bahkan aku tak ingin mengingat wajahnya, biar ga bisa untuk menghayal yang aneh-aneh tentang dirinya.
dalam pikiranku, yang ada waktu itu adalah (paling tidak) aku bertanya kenapa. apa sebab ia menitihkan air mata? jikalau ada masalah, paling tidak ia sedikit bercerita walaupun tidak sedetail kejadiannya. U r so mysterious.....

Wednesday, February 22, 2012

Panas


Ketika kunjungan desa dalam sebuah kelompok, lagi-lagi dengan dia. Waktu itu kami lagi menunggu mulainya pengarahan dari senior mengenai tata tertib pelaksanaan penyuluhan. Tapi saat itu, ada orang lain yang mulai menambahkan “warna” dalam hubungan kami. Aq takut kalo orang itu hanya ingin mempermainkan dia. Takut kalau dia bisa kecewa. Mungkin hubungan itu baru saja terjalin, sedangkan aq di belakang duduk melihat mereka asik berbincang. Apa ga tambah panas kalo pemandangannya begituan??? Aq tau kalo orang itu sudah ada kekasih, tapi mengapa ia ingin dekati dia???? JANGAN PERMAINKAN DIA, JANGAN KECEWAKAN DIA.
Memang itulah pertama kali aq melihatnya terang-terangan di umum. Mungkin saja sebelumnya mereka sudah saling sms, atau apalah. Orang ketiga itu tentu mengejar-ngejar dia, kemanapun ada dia selalu ada orang ketiga itu... :@ pengen bilang ke dia untuk berhati-hati, tapi apalah hubungan ku dengan mereka. Malah nanti dibilang ikut campur.
Seusai kunjungan, kamipun kembali. Dia memang pendiam, dalam diamnya itulah yang menyembunyikan kemisteriusannya. Dia juga manis. Sempat kudengar orang ketiga memanggil dia dengan sebutan “kakak”. kakak? Ya kakak. Semakin kritis saja pikiranku. Kalo orang ke tiga manggil “kakak”, dia manggil oran ketiga apa???? Jangan sampai lah ya...
Jangan sampai dia kecewa. Aq ga mau itu. Entah kenapa rasa ini tiba-tiba timbul. Bukan hanya untuk mengisi hati, tapi untuk menjaga. Bukan untuk dilayani, tapi malah ingin melayaninya. Tiba-tiba saja rasa untk bertanggung jawab itu muncul, rasa untuk menjaga, dan rasa untuk mengasihi. Masih malu untuk menatap wajahnya, masih belum kuat tuk menatap matanya. Sungguh. Dan rasanya, aq dan dia berkomunikasi bukanlah dengan kata-kata, melainkan (mungkin) telepati, gerak-gerik kita, tatapan mata, dan batin kita. Sungguh unik perasaan ini. J

Wednesday, February 15, 2012

It's the first (for me)















Ga ada 6 bulan liat mukanya, but why? I feel different from the first sigh, why? Awal jumpa, hanya sinyal “jangan terlalu dekat dengan dia”, ya hanya sekedar say hello lah. But why? Suddenly that signal off from me, and it turn back: “dekatin dia”. Oh.... feeling is soooo surprise, unprecditable. Ow....
Belum pernah ngerasain ni sebelumnya. Biasanya ingin dekat dengan orang karna ada something dari orang itu. |kecuali dengan sahabat, itu ga ada pake hukum ekonomi (untung-rugi pertemanan)| Beda cuy! Hati kecil berkata hormati dia, jaga dia, dan jangan buat dia sedih apalagi kecewa. Tapi aku masih takut untuk memperlihatkan gerak-gerik yang mewakili perasaan itu.
Ow ow dan ow...., kadang perasaan itu ga sejalan dengan ni badan. OMG.... it’s the first! How do I through this? Dia masih misterius bagiku, tapi hati kecil selalu saja ingin tau segala hal yang ada di dia.... Am I falling in love? Or is love falling in me?
Pengen rasanya raih tangannya, dan menggegam erat, seerat rasa ini. Tapi...... rasa berani itu masih belum tumbuh. Apalagi sekarang hampir tiap hari bertemu, kecuali week-end (maybe we’ll have our own week-end ^^) ntah kenapa bisa ada rasa ini terhadapnya, kayaknya semua alasan ada aja yang bisa menjelasin. Walaupun penjelasan itu tak bisa diungkap dengan kata-kata ataupun gambar.
Bukan rasa suka yang kurasakan, tapi rasa cinta kasih. Kalau aku bilang, “Aku cinta kamu” atau “aku sayang kamu”, pasti dia nangkapnya “aku suka kamu”. Padahal bukan suka, bahasa inggris nya aja udah beda, like dan love.
What must I do for you? Tetap memendamnya atau aku nekat tuk menyatakannya?
“I love you, and it doesn’t mean I only like you”